kiamarket.com

komunitas kia farmasi indonesia

7 manfaat singkong untuk kesehatan yang dapat mencegah penyakit kanker

Selain nasi, kentang menjadi salah satu makanan pokok yang banyak disantap masyarakat Indonesia.

Pada umumnya kentang sering ditambahkan pada gorengan, kentang rebus, tapioka, dll. Diolah menjadi berbagai makanan ringan seperti. Diposting oleh Healthline, 100g singkong instan

dimasak dapat mengandung nutrisi-nutrisi berikut:

Kalori: 191

Protein: 1,5 gram

Lemak: 3 gram

Karbohidrat: 40 gram

Serat: 2 gram

Vitamin C: 20 persen dari kebutuhan harian

Vitamin B6: 6 persen dari kebutuhan harian

Folat: 6 persen dari kebutuhan harian

Selain itu, singkong juga mengandung kalium, magnesium, tembaga, tiamin (vitamin B1), dan niasin (vitamin B3).

Lantas, apa saja manfaat mengonsumsi singkong untuk kesehatan? Dikutip dari berbagai sumber, berikut informasinya.

1. Menambah Energi

Karena kandungan karbohidratnya yang cukup tinggi, singkong dapat membantu meningkatkan dan menjaga tingkat energi sepanjang hari. Tak hanya itu, singkong juga mengandung kalori tinggi yang bisa memberikan energi ekstra untuk menjalani aktivitas sehari-hari.

2. Menurunkan Risiko Sindrom Metabolik

Sindrom metabolik adalah sejumlah kondisi yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan diabetes. Kondisi ini dapat ditandai dengan peningkatan kadar gula darah, kolesterol, lingkar pinggang, dan faktor lainnya.

Singkong kaya akan flavonoid dan serat yang dapat melindungi tubuh dari risiko sindrom metabolik dan komplikasi terkait. Karena itu, tepung singkong kerap direkomendasikan untuk orang yang rentan atau ingin mencegah sindrom metabolik.

3. Membantu Menjaga Kadar Gula Darah

Singkong termasuk makanan dengan indeks glikemik rendah. Indeks glikemik adalah indikator yang menunjukkan seberapa cepat makanan berkarbohidrat menyebabkan kenaikan gula darah. Semakin tinggi angkanya, maka semakin cepat pula makanan itu menyebabkan lonjakan gula darah.

Beberapa penelitian menemukan singkong dapat membantu mengatasi resistensi insulin dan mengontrol kadar gula dalam darah. Dengan kata lain, singkong dapat membantu mencegah diabetes serta menjaga kestabilan gula darah pada orang yang mengidap penyakit tersebut.

4. Meningkatkan Kesehatan Kulit dan Rambut

Singkong merupakan sumber vitamin C, nutrisi yang berperan penting dalam proses produksi dan penyerapan kolagen dalam tubuh. Kolagen adalah zat yang berfungsi untuk menjaga elastisitas kulit, menjaga kesehatan tulang dan kuku, serta mendukung pertumbuhan rambut yang sehat.

5. Meningkatkan Sistem Pencernaan

Kandungan serat pada singkong juga berperan penting dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan. Serat membantu mencegah atau meredakan gangguan pencernaan, seperti diare, sembelit, hingga sindrom iritasi usus besar (IBS).

Tak hanya itu, mengonsumsi makanan berserat tinggi juga dikaitkan dengan penurunan risiko kanker usus besar.

6. Membantu Menurunkan Berat Badan

Selain menjaga kesehatan pencernaan, kandungan serat pada singkong juga dapat membantu menurunkan berat badan. Serat dapat memperlambat proses pencernaan makanan. Alhasil, makanan bertahan lebih lama di usus sehingga menimbulkan rasa kenyang yang lebih lama.

Hal ini berkontribusi dalam menekan nafsu makan dan mencegah overeating. Kedua hal itulah yang kemudian membantu proses penurunan berat badan.

7. Mencegah Penyakit Kardiovaskular

Lagi-lagi, kandungan serat pada singkong menjadi alasan mengapa makanan ini sangat bermanfaat untuk kesehatan. Serat dapat mengurangi penyerapan lemak di dalam sistem pencernaan. Hal ini membantu mengurangi jumlah kolesterol jahat atau LDL yang diserap oleh tubuh, sehingga menurunkan risiko penyakit yang berkaitan dengan penumpukan lemak, seperti jantung dan stroke.

Selain itu, kandungan kalium dan magnesium pada singkong juga dapat mencegah tekanan darah tinggi dengan cara menyeimbangkan kadar natrium dalam tubuh. Kalium juga membantu mengendurkan pembuluh darah, sehingga sirkulasi darah menjadi lebih lancar.